Kisah Ali bin Abi Thalib dengan Orang Nasrani
Suatu hari Ali tergesa-gesa untuk menunaikan shalat subuh berjama’ah dengan Rasulullah. Di tengah perjalanan ke masjid,Saidina Ali bertemu dengan orang tua bertongkat yang sedang berjalan sangat perlahan dan ditangannya memegang pelita(lampu) untuk menerangi jalan yang gelap gulita.
Ali mengikuti sahaja langkah orang tua itu karena tidak ingin berjalan mendahului orang tua itu karena hormatnya. Setibanya di masjid, Ali bergegas masuk ke masjid dan menemukan Rasulullah sedang ruku’. Kali itu,ruku’ Rasulullah sungguh lama,tidak seperti biasa,seolah-olah menanti Ali turut serta shalat berjama’ah.
Setelah selesai shalat, Ali bertanya, "Ya Rasulullah, kenapakah engkau memanjangkan ruku’ pada kali ini, belum pernah engkau lakukan ini sebelumnya."
Jawab Rasulullah: "Semasa aku ruku’ dan ketika aku hendak i’tidal, tiba-tiba datang Malaikat Jibril dan menekan belakangku. Setelah lama menekan barulah aku dapat i’tidal.
Mendengar itu,Ali pun menceritakan apa yang terjadi semasa perjalanannya ke masjid tadi. Rupa-rupanya Allah telah mengisyaratkan kepada Rasulullah supaya menanti agar Ali dapat ikut serta berjama’ah. Ali dapat shalat subuh nerjama’ah bersama-sama Rasulullah karena sikapnya yang merendah diri dan menghormati orang tua Nasrani itu.
Semoga kita semua bisa mengambil ibroh dari cerita di atas.
April 18th, 2007 at 11:28 pm
Wew… subahanallah mbak, sampai Malaikat Jibril turun seperti itu.
October 6th, 2007 at 5:40 am
Ya Allah Ya rasul engkaulah Maha Mengetahui Segalanya.Ali sahabat Rasulullah yg merendah
kan dirinya karna dia tahu menghargai dan menghormati org lain membuat kita sadar siapa diri kita.kuncinya kesabaran yg berakhlak.Allah Hu Akbar…ampun Ya Allah…
March 9th, 2008 at 7:55 pm
assalamu’alaikum….
aloww…
lam knl…