Menggapai Bahagia Dengan Istri Sholihah
Friday, July 27th, 2007
Salah satu faktor kebahagian seorang lelaki muslim dalam kehidupan di dunia ini adalah dianugerahinya seorang istri yang mampu menjadi penenang baginya sebagai teman bergaul, berbincang-bincang, berdiskusi. Sebaliknyapun ia mampu juga menjadi penenang bagi istrinya, sehingga mengalirkan kasih sayang dan cinta di antara mereka dengan mendambakan surga agar dapat menjadi tempat berkumpul mereka yang kekal abadi.
Kesholihan suami dan istri dapat menumbuhkan ketentraman jiwa, kebahagian
hati serta kelapangan dada, yang semua ini akan membantunya dalam mengemban
tugas-tugas yang menyangkut agama dan dunia dengan nyaman, tanpa gangguan
batin, disamping akan membantu pula dalam menjalankan kewajiban mendidik
anak-anak, yang merupakan penopang dalam perjuangan menegakkan syariat Islam
secara baik. Istri yang sholihah akan selalu menaati suaminya sebagaimana yang pernah dituturkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah:Tidak ada kewajiban yang harus ditunaikan oleh wanita, setelah hak Alloh dan Rasul-Nya, yang lebih wajib daripada hak suami.Dan ketika suami memandang kepada dirinya dia menyenangkan mata dan hati, jika suami bersumpah terhadapnya, dia segera mengabulkan sumpah suaminya itu, dan jika suaminya pergi, dia menjaga kehormatan diri dan menjaga harta suaminya.
Seorang wanita yang telah menemukan suami sholih yang sesuai dengan dambaannya, seyogyaanya berusaha mendapat keridhoannya dan menjauhi segala yang dapat menyakitinya.Haruslah para istri untuk bertakwa kepada Allah Azza wa
Jalla dalam bersikap pada suaminya. Sungguh, dia bisa menjadi Surgamu atau Nerakamu, sebagaimana sabda Rasululloh shalallahu ‘alahi wa sallam kepada salah
seorang istri sahabatnya:Apakah engkau mempunyai suami?.Dia menjawab,Betul, ya
Rasululloh.Rasululloh bertanya,Bagaimana sikapmu terhadapnya?Dia menjawab,Saya
tidak mengurangi ketaatan kepadanya sedikitpun, kecuali dalam hal yang saya
tidak mampu.Rasululloh bersabda, Perhatikan bagaimana sikapmu terhadapnya, sungguh dia itu merupakan Surga dan Nerakamu.(HR. Tirmidzi)
Bersungguh-sungguh mengendalikan dan memperbaiki diri menuntut perjuangan yang cukup panjang dan proses yang sangat berat. Akan tetapi, akibatnya adalah sangatlah nikmat, InsyaAllah. Jika seorang istri adalah seorang wanita sholihah, membenahi dirinya agar menjadi sholihah serta mengendalikan dirinya kepada kebaikan, dia akan mendapatkan banyak kebaikan diantaranya yang paling utama adalah pahala dan balasan serta kebahagian dunia dan akhirat. Allah Azza wa Jalla berfirman, yang artinya: Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
(Qs.An Nahl: 97)
Untuk saudariku mari sama-sama kita terus belajar perbaiki diri supaya bisa
menjadi istri yang sholihah dan untuk para calon suami/suami juga terus perbaiki diri supaya bisa membimbing istri menjadi istri dambaan suami,istri yang sholihah..

